Binatang di Belantara karya Henry James adalah sebuah novel pendek (sering dikategorikan sebagai cerita panjang) yang pertama kali diterbitkan pada 1903, pada fase matang akhir karier penulis setelah beberapa dekade kehidupan transatlantik antara Amerika Serikat dan Eropa. Ditulis dalam bahasa Inggris dan awalnya dimuat secara berkala sebelum terbit sebagai buku, karya ini memperlihatkan penyempurnaan realisme psikologis James pada pergantian abad: fokus batin yang diperkuat, penceritaan dengan sintaksis yang rumit, dan dunia sosial yang digambarkan dengan perhatian teliti terhadap nuansa. Naskah ini tersebar luas dalam edisi-edisi awal abad ke-20, termasuk cetakan Martin Secker 1915 yang disebutkan dalam kutipan, yang membantu mengukuhkan posisi James di Inggris pada tahun-tahun menjelang dan setelah naturalisasinya sebagai warga negara Inggris pada 1915.
Narasi berpusat pada keyakinan John Marcher bahwa suatu peristiwa luar biasa—sebuah malapetaka—menantinya; harapan itu menjadi fiksi pengatur dalam hidupnya—dan pada hubungannya dengan May Bartram, yang berperan sebagai teman curhat, saksi, dan penyeimbang moral. James menggunakan premis ini untuk menganalisis keegoisan, penangguhan kehidupan, dan godaan merasa istimewa, mengubah “binatang” menjadi metafora bagi pengalaman yang tak terealisasi dan kejernihan tragis yang datang hanya setelah waktu terbuang. Cerita ini berpengaruh besar dalam kritik modernis dan kritik-kritik berikutnya karena penggambarannya tentang kesadaran sebagai takdir dan pembalikan suram plot romantis menjadi etika perhatian: malapetaka bukanlah apa yang menimpa protagonis, melainkan apa yang gagal terjadi karena ia tidak mampu sepenuhnya menangkap tuntutan keintiman manusia biasa.