About this audiobook
Stendhal, nama pena Marie-Henri Beyle (1783–1842), termasuk penulis Prancis awal abad ke-19 yang menjembatani kepekaan Romantis dan pengamatan realis yang sedang muncul. Le Rouge et le Noir, diterbitkan pada 1830 pada tahun-tahun awal Monarki Juli, sangat khas Prancis dalam ragam bahasanya dan perhatiannya pada tekstur sosial. Berlatarkan suasana pasca-Napoleon yang terkait dengan Prancis era Restaurasi, novel ini mengikuti Julien Sorel di sebuah kota provinsi di Franche-Comté dekat Besançon yang dinamai Verrières. Halaman pembuka menyingkap keterlibatan tajam dengan kekuasaan dan perdagangan lokal—wali kota M. de Rênal, pengaruhnya, dan ekonomi kota yang diatur oleh pengaruh sama banyaknya dengan kebajikan—menandakan bahwa narasi Stendhal beroperasi pada beberapa tingkat: potret sosial yang hidup, pemeriksaan satiris terhadap politik provinsi, dan kajian psikologi ambisi. Cuplikan itu menempatkan Verrières dalam gambaran Prancis yang nyata-nyata terpecah, di mana uang dan reputasi membentuk kehidupan publik, sekaligus menunjukkan keseriusan gaya Stendhal: prosa jernih, jarak ironis, dan kecenderungan menembus penampilan permukaan untuk mengungkap motif dan upaya pembentukan diri dalam masyarakat yang berubah cepat.